LBH PETA Sumsel Konsolidasikan LSM dan Ormas, Perkuat Peran Pengawasan Publik


Lubuklinggau – Lembaga Bantuan Hukum (LBH) PETA Sumatera Selatan menggelar kegiatan silaturahmi dan konsolidasi bersama sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) serta organisasi kemasyarakatan (ormas) dari berbagai daerah di Sumatera Selatan. Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi masyarakat sipil dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap berbagai kebijakan publik.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kebersamaan di bulan suci Ramadhan ini dihadiri oleh berbagai perwakilan organisasi masyarakat yang selama ini aktif dalam kegiatan advokasi, pendampingan hukum, serta pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan di daerah.

Selain menjadi ajang silaturahmi antarorganisasi, kegiatan tersebut juga diisi dengan diskusi mengenai pentingnya peran masyarakat sipil dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam tata kelola pemerintahan. Para peserta sepakat bahwa keberadaan LSM dan ormas merupakan bagian penting dalam memperkuat demokrasi serta menjaga kepentingan masyarakat luas.

Dalam forum tersebut, perwakilan LBH PETA Sumsel menegaskan bahwa organisasi masyarakat harus tetap konsisten menjaga integritas serta profesionalitas dalam menjalankan aktivitas kelembagaan. Menurutnya, LSM dan ormas memiliki tanggung jawab moral untuk menyuarakan aspirasi masyarakat sekaligus menjadi pengawas independen terhadap jalannya pemerintahan.

Diskusi yang berlangsung juga menyoroti pentingnya membangun jaringan kerja yang kuat antarorganisasi masyarakat sipil. Dengan adanya kolaborasi yang lebih solid, berbagai persoalan sosial, hukum, dan kebijakan publik dapat disikapi secara lebih efektif dan terkoordinasi.

Para peserta kegiatan juga menekankan bahwa LSM dan ormas harus mampu menjaga marwah organisasi dengan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat serta menghindari konflik kepentingan yang dapat merusak kepercayaan publik.

Momentum konsolidasi tersebut dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi masyarakat sipil sebagai mitra kritis pemerintah sekaligus pengawal demokrasi. Peran tersebut dinilai penting dalam mendorong terciptanya pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Di akhir kegiatan, para peserta berharap agar forum silaturahmi dan diskusi antarorganisasi masyarakat sipil dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. Dengan komunikasi yang intensif, sinergi antar LSM dan ormas di Sumatera Selatan diharapkan semakin kuat dalam mengawal berbagai kebijakan publik serta memperjuangkan kepentingan masyarakat secara luas.

Red. 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama