DPRD Musi Rawas Gelar Sidang Paripurna Dengar Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Rangka HUT ke-80 RI

 


MUSI RAWAS – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas menggelar sidang paripurna istimewa dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, pada momentum bersejarah peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Jumat (15/8/2025).


Sidang paripurna ini dipimpin langsung oleh unsur pimpinan DPRD Musi Rawas dan dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, antara lain Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas, unsur Forkopimda, anggota DPRD, pejabat Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Kejaksaan Negeri, Kapolres, para camat se-Kabupaten, serta tokoh masyarakat, LSM, dan insan pers. Suasana rapat berlangsung khidmat, mencerminkan penghormatan terhadap tradisi kenegaraan yang rutin digelar menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.


Dalam pidatonya yang disiarkan secara nasional, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya membangun kemandirian bangsa di berbagai sektor strategis. Menurutnya, kemandirian di bidang pangan, energi, teknologi, manufaktur, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia merupakan pondasi utama untuk memastikan Indonesia tidak mudah diguncang oleh dinamika global.


“Bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu berdiri di atas kakinya sendiri,” tegas Presiden Prabowo dalam pidatonya. Ia menekankan bahwa kemandirian bukan hanya sebatas cita-cita, melainkan sebuah keniscayaan yang harus diwujudkan dengan kerja nyata, kebijakan tepat, serta partisipasi seluruh elemen bangsa.


Presiden juga menyoroti pentingnya investasi strategis di bidang pendidikan dan penguasaan teknologi. Menurutnya, pembangunan manusia Indonesia yang unggul dan berkarakter menjadi kunci keberhasilan menuju visi Indonesia Emas 2045.


Dalam kesempatan itu, Presiden mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 yang menunjukkan bahwa perempuan merupakan hampir 49 persen dari populasi Indonesia. Ia juga menyoroti capaian rekor keterwakilan perempuan di DPR periode 2024–2029 yang mencapai 21,9 persen, meskipun masih di bawah target afirmasi minimal 30 persen. Hal ini menegaskan bahwa peran perempuan dalam pembangunan bangsa semakin vital dan perlu terus diperkuat.


Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyampaikan tekad pemerintah untuk melawan praktik korupsi, pertambangan ilegal, manipulasi pangan, hingga berbagai bentuk penyalahgunaan kekayaan negara. Ia menyebut praktik-praktik tersebut sebagai “serakah-nomik,” yang dapat menggerogoti keadilan sosial dan merusak sendi-sendi perekonomian bangsa.


Menurutnya, Indonesia hanya bisa maju jika seluruh rakyat bersatu padu menolak praktik kotor yang merugikan negara. “Tidak boleh ada satu pun pihak yang merasa diuntungkan dengan merugikan kepentingan bangsa secara luas,” tegas Presiden.


Dalam pidatonya, Presiden juga menguraikan sejumlah capaian strategis pemerintah yang telah dirasakan langsung oleh masyarakat, antara lain:


  • Program makan bergizi gratis yang menyasar 82 juta anak dan ibu hamil di seluruh Indonesia.
  • Surplus beras nasional sebesar 4 juta ton yang memperkuat ketahanan pangan.
  • Penurunan angka kemiskinan ekstrem sebagai hasil dari sinergi kebijakan pusat dan daerah.
  • Penertiban lebih dari 3,1 juta hektare lahan sawit ilegal yang menjadi salah satu langkah tegas pemerintah menjaga kedaulatan sumber daya alam.


Capaian-capaian ini disebut Presiden sebagai langkah nyata menuju Indonesia yang berdaulat, mandiri, dan berkeadilan sosial bagi seluruh rakyatnya.


Bagi Kabupaten Musi Rawas, momentum sidang paripurna ini tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi juga ajang refleksi bersama mengenai peran daerah dalam mendukung agenda nasional. Pimpinan DPRD Musi Rawas dalam sambutannya menegaskan bahwa nilai-nilai yang disampaikan Presiden sejalan dengan semangat pembangunan di tingkat lokal.


“Pesan Presiden untuk memperkuat kemandirian bangsa adalah dorongan bagi kami di daerah untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan pembangunan yang adil hingga pelosok desa,” ujar salah satu pimpinan DPRD.


Sementara itu, Bupati Musi Rawas menyatakan bahwa komitmen daerah untuk mendukung program nasional akan terus dijalankan melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, serta pembangunan infrastruktur yang merata. Ia menegaskan bahwa Musi Rawas siap menjadi bagian penting dari visi besar Indonesia Emas 2045.


Sidang paripurna DPRD Musi Rawas yang digelar menjelang peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia ini tidak hanya menjadi wujud penghormatan terhadap tradisi kenegaraan, tetapi juga momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.


Pesan Presiden Prabowo Subianto mengenai kemandirian nasional, pemberantasan praktik serakah-nomik, serta dorongan menuju Indonesia Emas 2045 diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Musi Rawas dalam melanjutkan perjuangan mewujudkan bangsa yang maju, adil, makmur, dan berdaulat.


Red. 

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama